PENAWARAN TERDAHSYAT BELI TOYOTA CALYA SURABAYA BUAT ANDA YANG ISTIMEWA, HARGA BEBAS NEGO, HARGA BEBAS NAWAR, HARGA MURAH BUAT ANDA YANG ISTIMEWA.
TERIMA KASIH atas kunjungan Anda.
Di hargamobilsurabaya.com
Semoga blog ini bisa menjadi media informasi, serta bahan referensi Anda dalam membeli MOBIL BARU TOYOTA CALYA SURABAYA. Partisipasi dan peran serta Anda, sangat penting untuk perkembangan blog ini.

kami akan berusaha memberikan yang terbaik buat anda semua,CALYA SURABAYA, HARGA CALYA SURABAYA,HARGA MOBIL BARU TOYOTA CALYA SURABAYA, HARGA TOYOTA CALYA SURABAYA, PROMO TOYOTA CALYA SURABAYA, KREDIT CALYA SURABAYA, BONUS TOYOTA CALYA SURABAYA, BELI CALYA SURABAYA,KREDIT TERMURAH,BUNGA KOMPETITIF, CASH BACK GEDE, BANYAK BONUS,KAMI HADIR MEMANG BUAT ANDA........kami berharap semua bisa sukses. amin

akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih atas keputusan anda untuk mengunjungi blog kami. dan mohon maaf bila ada kesalahan
salam sukses,

RUDDY MINARGO(argo toyota) HP: 081.259.124.288(WA)


Rabu, 26 Maret 2014

PENJUALAN MOBIL MPV| INFORMASI PENJUALAN MOBIL BARU

Penjualan mobil baru MPV

Penjualan mobil MPV-Honda semakin percaya diri dengan model terbaru, Mobilio. Kendaraan multiguna 7-penumpang ini mulai menempel Toyota Avanza sebagai mobil terlaris di segmennya. Bahkan, Februari lalu, berhasil menggeser rival lain yang sudah lebih dulu ada di pasar, seperti Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Nissan Evalia, dan Chevrolet Spin.

Data Gaikindo bulan lalu menunjukkan, Mobilio terjual 6.241 unit di bawah Avanza yang terjual 15.708 unit. Peringkat ketiga diisi Daihatsu Xenia dengan penjualan 5.137 unit, disusul Suzuki Ertiga 3.216 unit, APV 1.058 unit, Chevrolet Spin 1.023 unit, dan Nissan Evalia 568 unit.

Secara kumulatif pada dua bulan pertama 2014, maka Mobilio sudah terjual 7.749 unit dengan menikmati pangsa pasar 12 persen di segmen MPV low. Sampai saat ini, Honda mengaku masih mengantongi tumpukan pesanan lebih dari 20.000 unit.

"Tren penjualan Mobilio di Februari menunjukkan model ini semakin diterima oleh konsumen," ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), dalam keterangan resminya, Selasa (11/3/2014).

Selain itu, Mobilio kini juga sudah menjadi penopang utama penjualan Honda di Indonesia yang sebelumnya mengandalkan Jazz. Mini hatchback tersebut tetap mendongkrak total penjualan Honda pada Februari lalu sampai 23 persen, dari 9.635 unit (Januari) menjadi 11.915 unit. Dua bulan pertama, Honda sudah menjual 21.550 unit, dengan torehan pangsa pasar dua digit alias 10 persen terhadap total pasar otomotif nasional.


Selasa, 25 Maret 2014

Bagaimana over kredit mobil itu| over kredit surabaya

OVER KREDIT KENDARAAN


Halo Auto Bild, Langsung ke pokok masalah ya. Ada teman kantor mau jual Toyota Avanza tahun 2012 kepada saya. Mobilnya dibeli dengan cara kredit dari multifinance dan sampai saat ini masih dicicil. Apakah Auto Bild bisa membantu saja menjelaskan kira-kira bagaimana proses pembelian mobil bekas yang kreditnya belum lunas seperti ini? Apa saja yang mesti saya perhatikan?

Hermawan
Via email

Yang ingin dilakukan teman Anda adalah over kredit atau mengalihkan kredit dari satu pihak ke pihak yang lain.  Proses ini sebenarnya mudah. Pertama, Anda mesti minta kepada teman Anda untuk memberitahu secara resmi ke pihak multifinance mengenai rencana ini dan mencatat prosedur over kredit secara terperinci.

Setelah itu baru masuk tahap negosiasi. Di bagian ini, Anda sebagai penerus kredit bebas bertransaksi mencari harga yang sesuai. Bila sudah tercapai kecocokan soal harga sekaligus kondisi mobil terakhir, langkah selanjutnya Anda dan penjual menghadap ke multifinance. Nah, di sini Anda dihadapkan dengan 2 opsi yaitu melunasi sisa kredit (early termination) atau melanjutkan kredit tersebut.

Opsi melunasi sisa kredit prosesnya lebih mudah. Begitu sudah dibayar, Anda segera menerima dokumen kendaraan (STNK dan BPKB). Jika Anda mau melanjutkan kredit mobil tersebut prosesnya agak panjang. Soalnya, Anda se­bagai calon penerima mesti lolos dari studi kelayakan dari multifinance tersebut. Di sini pro­sesnya tidak jauh beda dengan pemberian kredit mobil saat pertama kali.

Senin, 24 Maret 2014

KOMPARASI MOBIL MPV SURABAYA|| beli mobil toyota baru surabaya

KOMPARASI MOBIL MPV ANTARA LAIN VELOZ MOBILIO ERTIGA SPIN GRAND LIVINA DAN PROTON EXORA

BY Autoblidz.

Bicara fitur, Mobilio masih bisa berubah dari yang ada sekarang. Literatur yang kami dapat pun tidak lengkap. Yang pasti, dual airbags sudah menjadi standar. Termasuk rem ABS+EBD dan pelek alloy 15 inci. Di dalam, monitor LCD mestinya dapat memutar keping DVD dan ada koneksi AUX-IN.

Anda mendapatkan flagship dari Ertiga. Fitur dual airbags, keyless, dan immobilizer sudah ia miliki. Termasuk tombol audio di setir, MID, rem ABS+EBD dan foglamp.

Bertolak belakang dengan Grand Livina, Anda hanya sanggup mendapatkan model paling murah. Makanya, bangku baris ketiga tanpa headrest. Audio pun hanya 1DIN. Bagusnya, terdapat roof monitor untuk penumpang belakang.

Tambahan label Executive membuat fiturnya lebih lengkap dari Exora Star biasa. Selain tambahan bangku semi kulit, ia juga memiliki sensor parkir, audio 2DIN, immobilizer, dan foglamp. Kalau mau lebih lengkap terdapat pilihan Exora Star Supreme.

Meski model termewah, bukan berarti fitur Avanza Veloz berlimpah. Dual airbags merupakan standard beserta rem ABS. Terdapat juga foglamp dan MID. Head unit terintegrasi membatasi konektivitas.

Tipe LT bukan model termewah di Spin. Alhasil, fiturnya pun terbatas. Yang terpantau hanyalah audio terintegrasi yang dilengkapi koneksi AUX-IN dan USB. Alarm dan immobilizer juga dimilikinya. Fitur ke­selamatan airbags dan rem ABS belum ia gunakan.



Rating


Honda Mobilio E M/T  * * *
Chevrolet Spin 1.3 LT M/T  * *
Nissan Grand Livina SV M/T  * * *
Proton Exora Star Executive 1.6 A/T  * * *
Suzuki Ertiga GX DB M/T  * * *
Toyota Avanza Veloz 1.5 M/T  * *


Kesimpulan

Inilah pilihan MPV kompak di rentang harga Rp 170 jutaan. Bicara desain, Honda Mobilio jelas paling menarik perhatian. Selain paling baru, lekuk tubuhnya juga terbilang menggoda. Walau jejak rekam Brio di bagian depan bukanlah selera semua orang.

Satu lagi yang akan membuat pemiliknya bergairah adalah performa mesin. Mengandalkan unit 1.500 cc yang dikenal bertenaga dengan konsumsi BBM memadai, Mobilio siap menantang rivalnya. Meski di dalam kabin ia tidak banyak menawarkan kejutan.

Bermodalkan kedua hal itu saja sudah membuat Anda terpana. Namun dengan catatan, harganya tidak naik signifikan dari sekarang. Kalau sampai terjadi, Suzuki Ertiga GX DB manual seharga Rp 174,8 juta siap menggeser keseksian Mobilio. Apalagi ia merupakan flagship di keluarga Ertiga.

Memang tampangnya tidak sesegar Mobilio. Tapi kenyamanannya terbilang baik. Performanya tidak bisa dipandang remeh, bahkan termasuk bagus. Untuk yang ini ia akan beradu dengan Mobilio di saat yang tepat. Bicara akomodasi dan kepraktisan, ia masuk dalam taraf pas.

Satu lagi lawan berat Mobilio adalah Nissan Grand Livina. Sayang, di rentang harga segitu Anda hanya mendapatkan model paling murah. Tapi jika Anda mengejar kenyamanan dan kenikmatan berkendara, ia sudah cukup. Pun dengan metode lipat rata bangku yang menjadi benchmark para rivalnya.

Porton Exora Star Executive bukannya tanpa perlawanan. Dalam Tes Jalan Virtual kali ini hanya ia yang dilengkapi transmisi otomatis. Sama dengan Grand Livina, bangkunya dapat dilipat rata. Akomodasinya juga terbilang bagus. Dengan bentuk bodi mengotak, ia menjanjikan daya angkut besar.

Kami sengaja memilih model diesel pada Chevrolet Spin agar dapat berbicara banyak di sini. Terutama dalam hal keiritan konsumsi BBM. Dan itu terbukti.

Namun ternyata dalam beberapa segi krusial ia masih tertinggal jauh dari rivalnya. Memang desain luarnya agresif dan dasbornya memiliki beberapa detail memikat. Tapi beberapa kewajiban mobil keluarga justru berkurang darinya.

Suka atau tidak, di rentang harga di bawah Rp 200 juta, sulit bagi Anda untuk mendapatkan mobil yang benar-benar bagus. Semua ada kelebihan dan kekurangan. Tapi setidaknya, bermodalkan parameter perhitungan kami, Anda bisa mendapatkan model yang paling sesuai dengan kebutuhan.


LARANGAN PASANG VARIASI PADA MOBIL| VARIASI SURABAYA

RESIKO PEMASANGAN VARIASI PADA MOBIL



Banyak pemilik mobil yang mengganti atau memasang aksesori lain dari pihak ketiga. Misalnya mengganti klakson dengan klakson keong, memasang lampu HID, atau up-grade perangkat audio.

Jika tidak dilakukan dengan cermat, aksesori tambahan itu jadi bumerang bagi mobil Anda karena sistem kelistrikan mobil bertambah beban kerjanya. Resiko yang mungkin muncul mulai dari mobil mudah mogok hingga potensi kebakaran.

Garansi hangus
Sesuai aturan dalam polis standar asuransi kendaraan bermotor, menambah atau mengganti komponen standar pada mobil berarti menyebabkan garansi elektrikal hangus alias tidak berlaku lagi. Misalnya mengganti klakson keong yang memerlukan relay tambahan, dan ketika pemasangan dengan menggunting kabel bodi mobil untuk mengambil setrum ataupun massa. Menggunting salah satu kabel bodi mobil untuk mengambil arus listrik ke relay klakson inilah yang merusak garansi elektrikal mobil Anda.

Sekring cepat putus/meleleh
Sekring mobil dapat meleleh karena panas berlebih pada daerah sekring mobil. Hal ini bisa terjadi karena ukuran Ampere sekring lebih kecil dari arus listrik yang mengalirinya sehingga sekring ibarat kelebihan beban. Penambahan beban listrik mobil dari aksesori misalnya lampu HID atau audio tanpa mengguna­kan sekring terpisah juga menjadi pemicu sekring cepat putus.

Lampu-lampu redup
Pernahkah Anda mendapati lampu mobil Anda terlihat redup ketika mobil diam, namun berangsur lebih terang saat gas dinaikkan para rpm tinggi? Jangan lekas menyimpulkan lampu mobil Anda bermasalah, karena bisa jadi sumber kelistrikannya yang bermasalah akibat kelebihan beban. Selain lampu utama, lampu di speedometer juga bisa redup ketika pasokan listriknya berkurang atau tidak stabil.

Mesin sulit dihidupkan pertanda kelistrikan menopang beban terlalu beratWaspada pasang aksesori yang berhubungan dnegan kelistrikan mobilKabel bertumpuk ini pemicu beban berlebih pada aki
Sulit starter
Pada kondisi dinamo starter dan kelistrikan yang baik, mesin mobil akan menyala dalam waktu tidak lebih dari 0,5 detik dan kunci kontak sudah dilepas. Namun ketika mesin tidak lekas hidup saat kunci kontak ditahan lebih dari 2 detik bahkan harus distart 2-3 kali, maka bisa dipastikan kelistrikan mobil mengalami masalah. Penyebabnya mungkin akibat beban yang terlalu berlebihan pada sumber listrik/aki setelah ditambahkan aksesori pihak ketiga.

Kinerja ECU terganggu
ECU merupakan pusat untuk mengontrol sensor-sensor vital mobil seperti knock sensor, engine coolant temperature, CDI, vehicle speed sensor, PNP switch, ABS, dan lain-lain. Jika pasokan listriknya tidak stabil akibat beban sumber listrik yang bertambah menyebabkan ECU salah dalam memberikan sig­nal terhadap sensor-sensor tersebut.

Aki cepat tekor
Ketika beban kelistrikan mobil makin bertambah seiring banyaknya aplikasi aksesoris aftermarket, maka daya tahan aki sebagai sumber listrik mobil akan berkurang. Pegisian aki oleh alternator juga akan mengalami gangguan yang menyebabkan daya aki cepat melemah atau banyak diistilahkan aki cepat tekor. Mobil Anda pun akan mudah mogok.

Kebakaran
Kebakaran bisa terjadi ketika pemasangan kabel aksesori tambahan tidak diperhatikan dengan benar. Misalnya kabel menumpuk di salah satu kutup aki, ada kabel yang terkelupas atau menempel dengan komponen mesin yang menimbulkan panas sehingga menyebabkan kabel meleleh.

Sekring cepat meleleh juga pertanda ada masalah kelistrikanSekring cepat meleleh juga pertanda ada masalah kelistrikanLampu-lampu redup menjadi indikator suplai listrik tidak stabil
PERHATIAN!

Bertambahnya kebutuhan listrik di kendaraan akibat penambahan aksesori perlu menghitung ulang beban kerja alternator yang berfungsi sebagai pemasok listrik di mobil. Biasanya alternator memiliki kapasitas yan lebih dari kebutuhan listrik mobil standar. Tujuannya adalah saat hambatan di kabel meningkat akibat usia pakai serta menurunnya performa alternator, tidak menyebabkan kebutuhan litrsik tidak terpenuhi.

Pasang HID sembarangan bisa membuat kelistrikan drop

So, bila Anda ingin sedikit melakukan ubahan kelistrikan, tidak ada salahnya untuk menghitung ulang beban alternator. pastikan saat beban penuh di kendaraan (AC, headlamp, sein, wiper dan audio system bekerja), tegangan listrik di aki tidak kurang dari 12,7 Volt. Bila kurang, berarti aki akan lebih cepat tekor karena perlu digunakan saat beban penuh.

Lalu yang kedua, pastikan instalasi kelistrikan dilakukan dengan benar. Artinya sambungan dilakukan dengan baik serta menutupnya dengan sempurna untuk menghindari hubungan singkat atau korsleting yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Tak kalah penting adalah penambahan sekring setiap membuat sistem kelistrikan baru.


Kamis, 13 Maret 2014

TEST DRIVE MOBIL BARU SURABAYA

TEST DRIVE MOBIL HONDA MOBILIO






Mungkin ini bukan pertama kalinya Auto Bild ‘menyentuh' Honda Mobilio. Pertemuan pertama kami terjadi di Indonesian International Motor Show (IIMS) 2013. Kala itu PT. Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi meluncurkan di hadapan publik mobil yang akan mereka pertandingkan di kelas Low Medium Purpose Vehicle (LMPV).

Pertemuan kedua dengan Mobilio adalah ketika varian E Prestige diluncurkan tak lama setelah IIMS 2013. Ketiga kalinya saat di Jepang atau tes perdana Honda Mobilio. Namun dalam tiga pertemuan itu kami belum melihat hadirnya Mobilio varian termurah. Pasalnya untuk segmen LMPV, varian di harga Rp 150 jutaanlah yang akan menjadi musuh besar bagi para pemain lama di lapangan tersebut.

Rasa penasaran kamipun tuntas ketika kami bertemu Honda Mobilio tipe S. Yup, ini adalah varian termurah Honda Mobilio di kelas LMPV. Inilah hasil riset Honda setelah lama memperhatikan kebutuhan masyarakat akan mobil berdaya angkut 7 penumpang dengan harga terjangkau.

Angka Rp 159,5 juta adalah harga yang dipatok Honda untuk melego mobil ini langsung ke tangan pembeli di Jakarta. Dengan selisih hampir Rp 20 Juta, ternyata tak terlalu banyak perbedaan tipe S dengan tipe E yang berharga Rp 179 Juta.

Tampilan eksteriornya tak jauh berbeda dengan tipe E. Bentuk dinamis dan sporti Mobilio dengan aneka ornamen honeycomb di bumper depan dan belakang serta integrated roof spoiler tertanam dengan manis.

Perbedaan signifikan hanya pada material pelek dimana tipe terendah mengadopsi pelek besi tertutup dop, dan tipe tertinggi menggunakan pelek berkonstruksi alloy. Kedua, fog lamp, dimana tipe S tidak membawanya.

Di bagian interior perbedaan signifikan hanya AC yang masih single blower dan head unit (HU) single DIN. Sedangkan material pembungkus jok masih menggunakan fabric. Bangku baris kedua tipe ini juga tak dapat digeser maju-mundur, meski demikian fitur one touch tumble yang memudahkan pelipatan bangku baris kedua dalam satu langkah sudah tersedia. Plus sandaran bangku baris ketiga juga dapat diatur sudut kemiringannya.

Perkara akomodasi, ternyata untuk Saya yang berpostur cukup besar dengan tinggi 175 cm dan bobot 90 kg, Mobilio masih menawarkan ruang kabin yang lapang di semua baris. Posisi duduk saat berada di belakang kemudi cukup nyaman, busa jok terbilang pas empuknya. Begitupun dengan visibilitas yang juga pas luasnya, seluruh sisi muka kendaraan masih bisa terpantau.

Fitur-fitur lain seperti power window, central lock, throttle by wire, Eco Indicator, hingga Multi Information Display (MID) yang dapat memberikan informasi konsumsi bahan bakar juga dual airbags masih menjadi perangkat standar tipe ini.

Oh ya, tipe S hanya tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan. Sedangkan untuk sumber tenaga, Honda mempercayakan mesin berkode L15A dengan kapasitas mesin 1.496c c berteknologi i-VTEC. Tenaga yang mampu ditelurkan pun disebutkan mencapai 118 dk di 6.600 rpm dengan torsi 145 Nm/4.600 rpm.

Jika Anda mempertanyakan bagaimana durabilitas mesinnya, mungkin bisa membandingkan dengan mesin serupa yang digunakan Honda Jazz dan Freed, lantaran keduanya menggunakan mesin berkode sama, hanya ada sedikit sekali perbedaan pada kompresi mesin dan lecutan dayanya. Tak sabar rasanya kami ingin menguji performa dan efisiensi BBM-nya.

Dengan harga dan akomodasi serta kemampuan di atas kertas Mobilio, nampaknya Honda akan menjadi penantang terkuat dalam merebut hati masyarakat penggemar MPV berharga terjangkau seperti Avanza-Xenia, Ertiga-VX1 dan Chevrolet Spin.
Rival
Toyota Avanza E 1.3 M/T

Mesin:  1.298 cc 4-silinder, 92 dk
0-100 km/jam: N/A
Harga : Rp 163,15 juta

+ AC double blower, daya tahan teruji, ground clearance 200 mm
- Harga lebih mahal, minim tenaga, desain lawas

First Opinion
Inilah pertaruhan Honda di Indonesia. Mobilio akan dijadikan produk andalan Honda untuk pasar Indonesia. Setup harga mulai dari Rp 159,5 juta, tentu akan membuat pusing kompetitor di kelasnya. Desain bodi menarik dipadu mesin 1.500 cc i-VTEC bertenaga 118 dk.

Sekilas Pandang
- 500 unit Mobilio diproduksi setiap harinya di pabrik baru Honda Prospect Motor, Karawang
- Terdapat varian E prestige yang menawarkan taburan fitur.
- Ada paket Cermat yang menawarkan lebih banyak fasilitas pelayanan.

281/20-21(29Jan-11Feb13)

INFORMASI MOBIL ERTIGA SPORTY| mobil ertiga surabaya

MOBIL ERTIGA SPORTY




PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan Suzuki Ertiga Sporty. Model ini mengambil basis dari varian GL. GL sendiri merupakan tipe menengah di antara GA dan GX.
Ada 9 ubahan yang hadir di Suzuki Ertiga Sporty. Namun, hanya satu yang mempengaruhi performanya, aplikasi ban dan peleknya baru. Ban Ertiga Sporty menggunakan ukuran 205/55 R16 dan pelek palang lima berdiameter 16 inci.
Roda ini lebih besar, tak aneh jika Ertiga Sporty punya kemampuan manuver lebih baik berkat kaki-kaki yang lebih kokoh. Oh ya, pelek itu khas, karena hanya dibuat untuk varian Sporty.
Meski mesin yang digunakan tetap sama dengan Ertiga lain yakni K14B bertenaga 95 dk, tapi keberadaan muffler tip krom di bagian belakang ini harus diakui kian menguatkan aroma sportnya. Namun, tidak ada perubahan performa yang signifikan.
Jika tampilan impresi sporty yang disasar, kami rasa SIS berhasil mencapai itu. Soalnya, dari segi performa mesin tidak berubah. Cuma kemampuan manuvernya lebih baik berkat kaki-kaki yang lebih kokoh.

INFORMASI MESIN MOBIL| informasi harga mobil baru surabaya

INFORMASI MESIN MOBIL



Dalam dunia otomotif modern, penggunaan mesin untuk multi model adalah hal lumrah. Ini menjadi salah satu trik produsen untuk meraih efisiensi produksi. Dengan menugaskan satu mesin untuk banyak model mobil, maka biaya cetakannya bisa lebih hemat. Dampakmua harga jual mobil jadi lebih terjangkau.

Satu mesin multi-model bisa dilakukan tak hanya untuk mobil sejenis (misalnya MPV-MPV), namun juga lintas jenis (MPV-hatchback-sedan-SUV). Lebih dari itu, bahkan ada beberapa mesin yang masa baktinya melampaui dari masa bakti model mobil itu sendiri. Artinya mesin tersebut tetap digunakan meski mobil sudah berganti generasi.

Seiring dengan kebiasaan itu, satu mesin tak hanya didedikasikan untuk internal 1 merek, ada juga yang digunakan oleh beragam merek. Ini kerap terjadi pada merek-merek yang berada dalam 1 grup.

Hanya saja, tak banyak pemilik mobil yang tahu bahwa mobilnya mungkin menggunakan mesin yang sama dengan mobil lain. Ini setidaknya menjadi info untuk beragam hal, misalnya soal perawatan mesin atau subtitusi komponen.


Honda K20

Dengan format 4-silinder segaris 1.998 cc, K20 merupakan bagian dari K-Series yang merupakan salah satu keluarga mesin legendaris Honda. Sejatinya ia memiliki kemiripan dengan mesin seri K lain seperti K23 dan K24, namun K20 memiliki kapasitas lebih kecil dan dekat dengan masyarakat Indonesia.

Oleh Honda K20 sudah dibekali katup variabel i-VTEC. i-VTEC pada K20 secara prinsip terbagi untuk 2 tujuan besar yakni mencari tenaga atau mengincar efisiensi. Yang mencari tenaga bisa ditemukan pada engine bay Civic Type-R (EP3), Acura RSX (DC5), atau Integra DC5-R. Tak tanggung-tanggung, daya yang keluar bisa mencapai 210 dk.

Selain untuk tenaga besar, K20 versi irit BBM juga tak kalah popular. Kenyataannya hampir semua mesin K20 yang beredar untuk mobil Honda di Indonesia adalah yang versi hemat BBM ini.

Eksistensinya ada di Honda Stream 2.0 dan CR-V 2.0 generasi 2 (RD4). Meski bukan power oriented, tapi jangan remehkan tenaganya karena ia sanggup melecut hingga 150 dk.


Toyota 1NZ-FE

Di Indonesia, mesin berkatup variabel VVT-i ini sungguh popular. Publik Tanah Air pertama kali menemukannya pada ruang mesin Toyota Vios generasi 1 (NCP42). Tak berselang lama, Toyota juga menghadirkan Yaris yang hatchback dengan mesin serupa.

“Output tenaga memang bukan yang terbesar, tapi keunggulan utama mesin ini adalah rentang tenaga yang luas, irit BBM dan durabilitas tinggi,” ucap Dadi Hendriadi, Division Head Technical Service Division PT Toyota Astra Motor. Tak heran selain mobil pribadi, Vios bermesin 1NZ-FE ini juga diandalkan sebagai armada taksi.

Begitu suksesnya 1NZ-FE yang berkapasitas 1.497 cc ini, Toyota bahkan tetap menggunakannya hingga Vios generasi ketiga alias yang terbaru. Kalaupun ada pengembangan hanyalah sebatas improvement di injektor atau ECU. Karena sebenarnya unit 1NZ-FE ini sudah dirancang dengan sangat baik.


BMW PSA Peugeot-Citroen EP6CDT

Inilah mesin yang malampaui batas merek. Mesin ini merupakan hasil kerjasama pengembangan BMW dengan PSA Peugeot-Citroen. Nama lainnya adalah Prince engine yang merupakan mesin 4-silinder turbo berukuran kompak dengan sematan teknologi direct injection dan variable valve timing.

Digunakan oleh banyak sekali mobil lintas merek. Di Peugeot saja tercatat semua produk Pug yang ada di Indonesia kecuali 107 memakainya. Mulai dari RCZ yang kupe, 508 si sedan besar hingga 5008 sang MPV.

Selain Peugeot, mesin ini juga bisa dirasakan oleh pengguna BMW 116i dan keluarga MINI (semua varian). Dengan perbedaan di setting komputer mesin, mesin ini mampu melecut tenaga dari 158 hingga 211 dk.



Fiat Multijet-General Motors Small Diesel Engine (SDE)

Mesin ini terkenal sebagai mesin diesel kompak dengan torsi besar plus kehematan bahan bakar luar biasa. Di Indonesia, mesin ini bisa ditemukan pada ruang mesin Chevrolet Spin 1.3 diesel.

Mesin berkapasitas 1.248 cc 4-silinder turbo common-rail ini beberapa kali meraih penghargaan sebagai mesin diesel kecil terbaik. Dalam nomenklatur Fiat namanya Multijet. Sedangkan bagi Chevy, titelnya adalah Small Diesel Engine. Kami sudah membuktikan kehematannya Pada Liga Irit 2013 lalu, Spin 1.3 D merupakan yang terbaik dengan pencapaian 14,17 km/l di rute dalam kota dan 20,96 km/l untuk rute bebas hambatan.

Meski di Indonesia baru Chevy Spin 1.3 D yang menggunakannya, namun di seluruh dunia populasinya sudah sangat banyak. Tak kurang dari 30 mobil dari berbagai merek yang memakainya. Pada 2013 lalu tercatat 5 juta unit mesin ini diproduksi.

Terhembus kabar Suzuki yang juga punya kerjasama dengan GM katanya tertarik untuk memasukkan Ertiga diesel. Jika itu terjadi, maka mesin inilah yang kemungkinan dipakai pada MPV andalan Suzuki itu.


Syarat multi-model

Tak semua mesin layak dijadikan mesin multi-model. Umumnya ada beberapa kriteria yang kerap disyaratkan.

  1. Powerband: Mesin tersebut harus memiliki karakter tenaga (powerband) yang fleksibel. Artinya mudah disetel apakah untuk enak di putaran rendah, menengah atau bahkan atas. Terlebih jika mesin tersebut dipakai untuk mobil bermacam jenis dari SUV, sedan hingga hatchback.
  2. Dimensi: Ukuran ruang mesin tentu juga dipengaruhi oleh model mobil. Mesin multi-model harus siap dibenamkan pada engine bay baik yang lega maupun yang ruangnya terbatas.
  3. Kompatibel transmisi: Beragam jenis mobil berarti beragam kecocok­an transmisi. Mesin-mesin seperti ini tentu harus bisa dipadankan dengan berbagai jenis transmisi. Tak cuma manual atau matik saja, tapi juga harus bisa dipasang pada penggerak 4x2 atau 4x4.

PENJUALAN HONDA MOBILIO BULAN FEBRUARI MENDONGKRAK PENJUALAN MOBIL HONDA| info Honda MOBILIO surabaya

PENJUALAN MOBIL HONDA MOBILIO




Hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak pengiriman pertama di 25 Januari 2014, Honda Mobilio langsung meraih posisi kedua di segmen LMPV dengan penjualan 6.241 unit di bulan Februari 2014. Jumlah tersebut meningkat dibanding penjualan di bulan Januari yang tercatat sebanyak 1.508 unit.
Honda Mobilio telah meraih penjualan total 7.749 unit dan meraih pangsa pasar sebesar 12% di kelasnya. Di luar angka penjualan tersebut, permintaan untuk Honda Mobilio sendiri masih sangat tinggi dengan angka pemesanan saat ini telah melampaui 20.000 unit.
Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Tren penjualan Honda Mobilio di bulan ini menunjukkan bahwa model ini semakin diterima dan dipercaya oleh konsumen Indonesia. Dengan didukung angka pemesanan yang terus meningkat, kami percaya bahwa Honda Mobilio akan terus memberikan kontribusi positif bagi penjualan Honda di tahun ini.”
Angka penjualan Honda Mobilio turut mendorong peningkatan penjualan Honda di bulan Februari sebanyak 23% dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 9.635 menjadi 11.915 unit. Total penjualan Honda di tahun 2014 ini telah mencapai 21.550 unit, dengan pangsa pasar yang meningkat menjadi dua digit sebesar 10% dari total pasar otomotif di Indonesia.
Selain Mobilio, beberapa produk Honda lainnya juga mencatat penjualan yang cukup baik. Honda Brio Satya menjadi penyumbang penjualan tertinggi kedua dengan total 2.061 unit di bulan Februari. Secara total Honda Brio Satya telah mencatat penjualan sebesar 4.358 unit di sepanjang tahun 2014 dan meraih pangsa pasar 10% di kelas LCGC.
Sementara Brio memberikan kontribusi penjualan sebesar 1.378 unit di bulan Februari, yang menambah penjualan totalnya di tahun ini menjadi 3.242 unit. Brio juga memimpin di segmen city car dengan pangsa pasar sebesar 29%.
Honda Jazz terjual sebanyak 1.122 unit, dengan total penjualan di tahun ini mencapai 3.015 unit. Seperti Brio, Jazz juga memimpin penjualan di segmennya dengan pangsa pasar sebesar 49%.
Honda CR-V terjual sebanyak 718 unit, dengan total penjualan di tahun ini 1.859 unit dan pangsa pasar sebesar 19% di kelas SUV. Sementara Honda Freed terjual sebanyak 44 unit, dengan total penjualan di sepanjang 2014 sebesar 842 unit dan pangsa pasar 5% di kelas MPV.

Selasa, 11 Maret 2014

TEST IRIT MOBIL MURAH HONDA BRIO| info pembelian Mobil murah honda brio surabaya

TEST IRIT MOBIL HONDA BRIO

Menjadi sebuah tanda tanya besar, dengan tersedianya bahan bakar lima liter mampukah Brio Satya mencapai Puncak Pass? Padahal jika dilihat secara visual, indikator bahan bakar hanya menunjukan di posisi dua bar dengan jumlah bahan bakar tersebut.

Tidak perlu pikir panjang, secara serentak mobil pun dihidupkan  untuk mengetahui siapa pemenang dari kompetisi ini. Perjalanan pun dimulai, sayangnya Brio Satya harus melewati kemacetan mulai jalan tol Kebon Jeruk sampai jalan tol dalam kota dengan rata-rata kecepatan 10 km/jam di GPS.

Kekhawatiran pun mulai muncul ketika kemacetan di dalam kota, pasalnya unit 1.198 cc 4-silinder yang dimiliki Satya akan cenderung lebih membutuhkan bahan bakar lebih banyak pada saat kondisi seperti itu.

Ruang kabin terlihat lebih mewah dibanding rivalnyaSelama perjalan AC secara non-stop digunakanKabin cukup luas untuk membawa peralatan pengujian
Beruntungnya kemacetan itu hanya sampai di Tol dalam kota, sehingga Brio Satya pun bisa kembali berlaga dalam menghemat bahan bakar. Saat melewati Tol Jagorawi menjadi sebuah kesempatan emas bagi empunya kapasitas mesin terbesar ini. Tester pun berusaha menjaga kecepatan dengan konstan di angka 80 km/jam.

Begitu juga dengan putaran mesin yang harus terjaga mulai dari 2.000 hingga 2.500 rpm. Tester pun harus menginjak gas secara perlahan agar fuel consumption yang tercatat di MID dapat meningkat terus. Dan hasilnya pun terbukti, pada saat melaju jalan bebas hambatan di Jagorawi konsumsi BBM Brio Satya mencatat 21 km/liter.

Setelah melewati Tol, Brio Satya mulai menjajaki jalanan yang cukup menanjak arah ke Puncak. Di sinilah kelebihan dari mesin 4-silinder berteknologi katup variabel. Kecepatan aliran udara yang terjaga di intake manifold membuat torsi Honda Brio Satya mampu menghela bobot total 1.170 kg dengan mudah.

Pengujan dilakukan pada unit Brio M/TKapasitas 1.198 cc 4 silinder terbukti irit BBM
Pasalnya untuk melewati tanjakan, mesin 4 silinder tidak memerlukan rpm yang tinggi, sehingga konsumsi bahan bakar pun dapat terjaga dengan baik.

Uniknya indikator ECO tetap bisa menyala saat mengarumi tanjakan . Hal ini di karenakan indicator ECO pada mobil ini sangat cerdas, ia berpatokan pada sensor gas buang. Sehingga untuk menyalakan indokator ECO, ECU akan mencari komposisi yang pas antara konsumsi bahan bakar dengan O2. Alhasil Honda Brio bisa lebih irit pastinya.

Rasa cemas pun mulai muncul ketika rivalnya mulai kehabisan bensin. Tetapi nyatanya, dengan bobot Brio 930 kg ditambah beban muatan 240 kg tetap tergolong paling irit. Mobil ini pun menghembuskan nafas terakhir mendekati puncak pas dengan jarak tempuh 88,2 km. Komposisi ini mencatat fuel consumption 17,6 km/l.

Konsumsi BBM : 17,6 Km/l

TEST IRIT MOBIL MURAH DAIHATSU AYLA | informasi pembelian Mobil murah Daihatsu Ayla surabaya

TEST IRIT MOBIL MURAH DAIHATSU AYLA

Daihatsu Ayla menjadi kontestan dengan cukup ringan (785 kg). Dipadu dengan tenaga mesin sebesar 65 dk, membuat power to weight ratio Ayla mencapai 12,08 kg/dk. Kapasitas mesin 998 cc dengan konfigurasi 3-silinder, mampukah modal yang dimiliki Ayla ini untuk dapat menjadi terbaik?

Usai mengisi 5 liter ke dalam tangki, ternyata tak menaikkan sedikit pun garis di indikator bensin. Bahkan petunjuk range di MID (multi information display) menunjukkan 0 km yang berarti mobil ini tak akan mampu berjalan sedikit pun. Namun ternyata meski segala petunjuk di mobil mengindikasikan bensin tak ada, Ayla masih mampu mengikuti tes ini.

Setelah bersama-sama mereset tripmeter dan konsumsi MID, kamipun menyalakan mesin bersama-sama. Ketika perjalanan dimulai pada pukul 12.20, kami langsung disambut kemacetan sejak memasuki pintu tol kebon jeruk. Kecepatan rata-rata di kemacetan ini sekitar 10 km/jam.

Desain dasbor serupa AgyaSimulasi bobot tambahan dengan air minum kemasan galon turut menjadi bukti luasnya bagasiAkomodasi nyaman untuk 4 penumpang
Karakter mesin 3-silinder 998 cc-nya ternyata cenderung memudahkan kami untuk melakukan ‘stop and go’ di kemacetan. Bahkan ketika kami harus menjaga kecepatan rendah yang konstan, Ayla dengan lebar bodinya yang hanya 1.600 mm dan panjang 3.600 mm dapat dengan mudah menyalip di tengah kemacetan.

Selanjutnya adalah jalur tol inner ring road hingga Ciawi via tol Jagorawi sepanjang kurang lebih 65 km yang harus dilalui. Di sini kami masih dapat menjaga kecepatan dengan stabil di 80 km/jam. Putaran mesin yang hanya 2.000 hingga 2.500 di kecepatan tersebut pun turut membantu untuk menjaga konsumsi BBM. Pasalnya kami tak mempunyai acuan seberapa banyak BBM yang kami miliki, dan seberapa jauh lagi mobil ini dapat melaju.

5 Liter tak mampu menggerakkan indikator BBM !Transmisi manual membantu mengatur putaran mesinMesin 998 cc 3 silinder terbukti hemat
Melewati pintu tol Ciawi pun hati kami sangat tenang, itu berarti jarak yang sudah ditempuh Ayla sejak start telah menempuh sekitar 70 km. Selanjutnya tinggal medan menanjak di jalur puncak menuju Puncak Pass yang dilahap. Di jalur puncak yang cukup ramai, mesin 3 silinder Ayla menunjukkan karakternya. Raungan mesin pun tercatat di 3.000 rpm ketika Ayla harus mendongkrak bobot total 1.010 kg (kendaraan + penumpang).

Mobil inipun akhirnya berhenti di daerah Gunung Mas. Tripmeter pun menunjukkan 82,3 km sementara konsumsi BBM di MID mencatat 18,2 km/l.


Konsumsi BBM : 16,4 Km/l