Daihatsu Xenia type R putih
MODIFIKASI xenia type R,
www.hargamobilsurabaya.com, Penantian Roby berujung dengan gembira. Pasalnya, ia berhasil
mendapatkan 1 unit new Xenia di awal kemunculannya. Kabarnya, all new
Xenia milik Roby ini merupakan unit pertama yang dikirim ke konsumen di
daerah (Bandung, Red). “Beruntung dapat unitnya cepat, jadi bisa
langsung merasakan sendiri mobilnya,” senyumnya.
Ekspektasi Roby
terhadap all new Xenia pun tak meleset. Selain dengan desain yang lebih
keren, namun (menurutnya) bisa juga dibarengi dengan peningkatan
kualitas secara tampilan. Impresi pertama Roby mengenai all new
Xenia-nya pun menimbulkan ide untuk melakukan dress up ringan. “Sekadar
mempercantik penampilan saja kok. Mau lebih ekstrim, sayang, mobilnya
masih baru,” ujarnya.
Dan saat proses dress up pada all new Xenia R
MT-nya sudah selesai, Roby pun tak sadar jika ternyata sudah ada 1 unit
all new Xenia R AT di garasi rumahnya. Xenia minded...
Kaki-Kaki WHITE ON WHITE
Roby
adalah tipe pemilik selektif, soal pemilihan velg yang akan disematkan
pada ruang roda all new Xenia. Setelah menimbang cukup lama, akhirnya
Roby memilih velg ProjectD dengan desain palang lima. Alasannya, agar
mendukung tema sporty seperti yang ia inginkan.
Dimensi velg 17x7
inci berwarna putih dengan offset 40 mm (depan) dan 32 mm (belakang)
ini, masih aman terpasang di ruang roda all new Xenia. “Velg belakangnya
pas dan rata dengan fender, tapi depannya masih agak masuk ke dalam
sedikit,” tambahnya. Untuk bannya, menggunakan Nankang 215/50R17.
Setelah
velg dan ban terpasang, Roby sempat kaget karena ruang roda all new
Xenia lebih besar. “Wah kalau di Xenia model terdahulu, dengan ban
profil 50 dan offset seperti itu, pasti sudah mentok dinding fender
bagian dalam saat belok,” serunya.
Karena all new Xenia miliknya
kerap dimuati penumpang dan barang, ia mengganti sokbreker belakang
dengan Kayaba Ultra tipe gas. “Suspensi belakangnya sudah lebih stabil
ketimbang model sebelumnya, namun bagi saya masih terasa terlalu empuk.
Sekarang saya pakai yang tipe gas,” ujarnya.
Aplikasi Hood-Bra AKSEN? TIDAK JUGA...Hood-bra
adalah pelapis tambahan yang umumnya terbuat dari kulit, yang berguna
untuk melindungi bagian depan mobil (kap mesin, bumper dan fender), dari
lontaran kerikil. Namun bagi Roby, pemasangan hood-bra pada kap mesin,
lebih kepada faktor aksen semata. “Sekadar membuat tampilan lebih
cathcy. Tapi saya pasangnya cuma di kap mesin saja. Kalau sampai fender,
takut terlihat aneh,” terangnya.
Pemasangannya pun mudah. Hanya
mengikat hood-bra pada tulang bagian dalam kap mesin. Sayang, Roby lupa
perihal material kulit yang digunakan pada hood-bra seharga antara Rp
450-500 ribu.
Roof Rack & Bike Rack PRAKTIS!Bagi
Roby, pemasangan roof rack cukup berguna saat harus membawa barang
berlebih saat perjalanan jauh. “Jadi tak perlu direpotkan barang bawaan
dan masih muat banyak orang,” sahutnya. Untuk itu, Roby memasangkan roof
rack produk Thule.
Pada all new Xenia, memang tidak tersedia rel
khusus atau dudukan untuk roof rack. Namun untuk Thule tipe 950, sudah
tersedia bracket khusus, yang akan ‘mengikat’ roof rack pada sisi kanan
dan kiri atap. Agar lebih praktis, Roby juga memasangkan roof box
berikut bike rack. Harganya, untuk roof rack Thule 950 sekitar Rp 3
juta, roof box Rp 6,5 juta dan bike rack sekitar Rp 1,5 juta.
DATA DRESS UP:
Custom
hood-bra, velg ProjectD 17x7 inci, ban Nankang 215/50R17, sokbreker
belakang Kayaba Ultra, head unit OEM all new Xenia R AT, air filter
K&N, roof rack Thule 950, roof box Thule, bike rack Thule
WORKSHOP:
R-KUPS : Jalan Titiran, Bandung- berita